Mudahnya Buat E-Paspor Jaman Now (2018)

Sudah lama saya tidak menulis, maklum karena kesibukan pekerjaan dan pribadi. Dimaafkan yaaa :D (terima kasih)

Di post ini saya ingin share pengalaman terkait pembuatan E-Paspor. Tidak pakai ribet dan semua dibuat mudah baik dalam antrian dan prosesnya. Berbeda dengan pengalaman saya 4 tahun silam, sedih pokoknya, harus antri berjam berjam, berdesak-desakkan dan menghabiskan waktu seharian :( .

Bagi kamu yang mau buat Paspor Manual atau E-Paspor yuk simak point-point dibawah sebagai referensi kamu :

1.  Daftar  No. Antrian secara Online
Saya kurang tahu apakah semua daerah diluar Jabodetabek sudah menerapkan No. Antrian Online juga. Mungkin temen yang dari luar kota bisa bagi pengalaman via komen :) . 
Cara daftar No. Antrian Paspor Online lebih lengkap bisa dibaca di link ini :
 Daftar Antrian Paspor Online

2.  Persiapkan Dokumen Persyaratan
Dokumen persyaratan untuk pengajuan paspor biasa dan E-Paspor Baru antara lain:
1)    E-KTP
2)    Kartu Keluarga
3)    Akta Kelahiran atau Ijazah (nama harus sesuai dengan KTP)
Untuk jaga-jaga sebaiknya membawa juga dokumen di bawah ini :
1)    Buku nikah (bagi yang sudah menikah)
2)    Surat rekomendasi dari perusahaan jika KTP tidak sama dengan tempat pembuatan Paspor (misalkan KTP asal dari Sulawesi dan ingin membuat paspor di Jakarta). Jika tidak bekerja bisa membawa surat domisili saat di Jakarta.

Semua dokumen tersebut dibawa dan masing-masing di fotokopi dalam ukuran A4 (tanpa digunting). Jangan lupa bawa pulpen hitam untuk mengisi formulir.

Dokumen persyaratan untuk pengajuan penggantian paspor manual menjadi E-Paspor antara lain:
1)    Paspor Lama (paspor asli dibawa dan bagian identitas di fotokopi dalam ukuran A4)
2)    Fotokopi E-KTP, Kartu Keluarga, Ijazah dalam ukuran A4
3)   Surat rekomendasi dari perusahaan jika KTP tidak sama dengan tempat pembuatan Paspor (misalkan KTP asal dari Sulawesi dan ingin membuat paspor di Jakarta). Jika tidak bekerja bisa membawa surat domisili saat di Jakarta.

3.  Datang lebih awal dari Jadwal Pengajuan
No. antrian yang didapat pada point 1 hanya sebagai no antrian pendaftaran di Kantor Imigrasi dan bukan no. urut pengajuan. Jadi setelah kamu dapat no. antrian via website atau aplikasi, kamu akan terima barcode dan barcode tersebut nantinya akan discan oleh petugas imigrasi untuk mendapatkan form yang nantinya akan di isi, map kuning dan no.urut sebenarnya. Saran saya datanglah lebih awal dari jadwal pengajuan agar mendapatkan no urut lebih awal. Tambahan bagi penggantian paspor sampaikan ke petugasnya jika sudah punya paspor lama, jadi nanti kamu hanya diberikan map kuning saja tanpa isi formulir.

4.  Isi Form dan Cek Kelengkapan Dokumen
Isi form yang telah diberi oleh petugas dengan menggunakan pulpen hitam dan cek kembali dokumen yang telah dibawa pada point 2. Selanjutnya menunggu no.urut kamu dipanggil.

5.  Proses Cek Kelengkapan Dokumen, Interview & Foto
Setelah no. urut kamu dipanggil, petugas imigrasi akan mengecek kelengkapan dokumen, interview dan foto. Untuk foto jangan menggunakan softlense ya.
Pengalaman saya untuk penggantian paspor hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit saja, hanya memberikan fotokopi dokumen dan paspor lama asli kemudian di foto. Selanjutnya petugas memberikan struk pembayaran.

6.  Lakukan pembayaran sesegera mungkin
Pembuatan E-paspor membutuhkan kurang lebih 5 hari kerja dari waktu pembayaran. Biaya pembuatan E-Paspor adalah Rp. 655.000,- sedangkan Paspor Biasa Rp. 355.000,-. Biaya penggantian paspor biasa ke E-paspor sama dengan pembuatan E-paspor baru.
Untuk detail tarif pembuatan paspor lainnya bisa dilihat di link berikut : http://swiftation.com/7fIh 

Pengalaman saya di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, pembayaran dapat kamu lakukan langsung via cash di Bank BRI atau transfer via ATM di lantai 1 Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Simpan bukti receipt pembayaran tersebut karena nantinya receipt itu akan dibutuhkan saat pengambilan paspor.

7.  Cek Status Pengajuan Paspor
Sebelum kamu datang ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor, pastikan terlebih dahulu bahwa paspor kamu sudah jadi. Caranya cukup kirim whatsapp ke kantor imigrasi yang telah dipilih dan memiliki layanan whatsapp imigrasi. Layanan ini disebut WAGS yaitu WhatsApp Gateway Service. Untuk kantor imigrasi Jakarta Selatan kamu bisa kirim wa ke 081381710123 dengan format nomor permohonan paspor (16 digit – contoh : 1041000000XXXXXX) dan kirim via WA ke no tersebut. Jika paspor kamu sudah bisa diambil akan ada balasan seperti gambar dibawah.

Pengambilan paspor hanya memerlukan bukti receipt dan struk pembayaran yang diberikan petugas imigasi sebelumnya, tidak perlu mendaftarkan antrian via online , cukup datang ke kantor imigrasi setempat dengan menunjukkan kedua dokumen tersebut. Dan selamat E-Paspor kamu sudah bisa digunakan :D

Pengalaman saya, 3 hari kerja E-Paspor saya sudah bisa diambil sedangkan proses pengajuan hanya memakan waktu 1 jam saja.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, jika ada pertanyaan bisa langsung via komen atau di youtube channel saya. Terima Kasih ^.^                                                                                                            

No comments:
Write komentar