Backpacker 4 Negara Asia Ala Rara, Edisi Vietnam (Ho Chi Minh City) Part-2

Morning sunshine ^o^. Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menikmati hari kedua di Ho Chi Minh City edisi Backpacker 4 Negara Asia. Bangun tidur masih serasa jet lag, terbangun di box tempat tidur berbentuk kubus, "Oyaah..saya sedang di vietnam", setelah sadar total saya beranjak turun dari cubical, mandi , beberes dan packing tentunya. Well, berhubung hostel backpacker dengan kamar mandi 2 dan toilet 2  untuk penghuni sekitar 10 orang jadi budayakan ngantri dan saling respect antar penghuni yaaah gaiss. #catet

Ngintip itinerary, seharusnya rencana hari kedua adalah trip setengah hari Cu Chi Tunnels, namun dengan banyak pertimbangan karena saya dan teman-teman juga harus ngejar flight jam 7 pm waktu setempat menuju Hanoi, so saya cancel untuk antisipasi agar gak ketinggalan pesawat. So hari kedua ngapain dunk ??? seperti yang telah saya tulis di post sebelumnya, It's "Shopping Time" ehh tapi gak bisa disebut shopping juga sie..karena saya juga gak terlalu hobi belanja, bukan hanya itu tapi lebih karena "uang saku" terbatas...hee...hee..#jujuuurbangeet >.<

Baca Juga : Backpacker 4 Negara Asia Ala Rara (Persiapan) Singapore-Vietnam-Thailand-Malaysia


Jika kamu gak hobi shopping seperti saya, at least kamu bisa beli oleh-oleh untuk keluarga atau teman terdekat atau jika kamu juga gak berniat membeli oleh-oleh, gak ada salahnya untuk sekedar melihat-lihat mumpung di Vietnam vrooh ^o^ . Naah...hari kedua di Ho Chi Minh City, saya explore Ben Thanh Market, War Remnants Museum dan Reunification Palace. Jika kamu penasaran bagaimana serunya explore Ho Chi Minh City part-2 ala rara, lanjut baca ke bawah yaaah....:D

Backpacker 4 negara asia ho chi minh city
Pernak pernik souvenirs khas Vietnam di Ben Thanh Market
Sudah lihat berbagai macam hasil kerajinan tangan khas vietnam diatas khan ? lucuuu yaaak..saya pengen beli boneka-boneka an tapi apa daya kantong tak mumpungi T_T #syediiih. Semua jenis souvenirs diatas bisa kamu temukan di dalam Ben Thanh Market looh, wait..gak hanya itu saja gaiss. Kamu juga bisa hunting kuliner. Seperti bentuk market pada umumnya, Ben Thanh Market tak hanya menyajikan berbagai tempat untuk kuliner, souvenirs, pakaian hingga bumbu dapur, ikan segar layaknya pasar traditional juga ada disini dan kebersihannya terjamin.  Penasaran ? kamu harus tambahkan Ben Thanh Market di list itinerary kamu jika kamu berencana berkunjung ke Ho Chi Minh City yaah ^.^

Dan bagaimana penampakan di dalam Ben Thanh Market ? berikut beberapa foto hasil jeprat jepret ala-ala, tapi demi menghemat batre hp jadi gak terlalu banyak sesi foto-foto nya, takut bikin nagih...heheee...
Tempat kuliner di Ben Thanh Market
Ben Thanh Market
Ben Thanh Market
Dari hasil muter-muter beberapa blok di Ben Thanh Market, saya hanya beli tempelan kulkas couple dan itu pun setelah tawar menawar yang cukup pelik #fiuuh. Oyah, pada malam sebelumnya sewaktu dinner saya beli kopi vietnam untuk diberikan ke direktur di kantor saya dan orang tua. Well, bagi kamu pecinta kopi wajib nyobain kopi khas vietnam ini #intermezo :3 ortu dan direktur saya sie recommend :D



Destinasi berikutnya adalah Reunification Palace, sebenarnya destinasi ini gak sengaja karena ada temen cari tas gunung dan peralatan sport yang "katanya" harga jauh lebih murah daripada di Indonesia, naah jalan kaki laah kita and lihat nie tempat..hehee..tapi berhubung nemenin temen yang mau shopping so kita gak masuk ke dalam, selain itu agar bisa masuk Reunification Palace harus membayar 30.000 VND untuk tiket masuknya, gak seberapa sie tapi mikir juga..hehee..
Reunification Palace, Ho Chi Minh City
Reunification Palace sebelumnya dikenal sebagai Istana Kemerdekaan dan dirancang oleh arsitek Ngo Viet Kam sebagai rumah dan tempat kerja Presiden Vietnam Selatan selama Perang Vietnam dan tempat penyerahan kekuasaan resmi selama Kejatuhan Saigon pada tanggal 30 April 1975. So bagi kamu yang suka sejarah, Reunification Palace wajib kamu kunjungi. #catet

Berhubung jarak Reunification Palace ke hostel lumayan jauh dan cuaca sedang panas-panas nya, saya dan teman-teman naik taksi vinasun untuk ke hostel.
Vinasun Taxi
Tiba di hostel, berhubung teman-teman ada yang ingin beristirahat, packing dan nongkrong di sekitar distric 1 saja sambil menunggu jam 3 sore setempat. Saya putuskan untuk ke War Remnants Museum sendiri karena memang dari hari sebelumnya saya ingin kesana tapi ternyata museumnya hanya buka hingga jam 5 sore T_T. Sisa waktu explore sekitar 2 jam sebelum jam 3 sore, akhirnya saya naik taksi vinasun PP dari hostel ke War Remnants Museum. Ternyata museumnya lumayan jauh plus kondisi lalu lintas siang itu cukup padat. Harus optimis !!!
Opening Hours War Remnants Museum
Tiket masuk War Remnants Museum 15.000 VND alias Rp. 7.500. Museum ini dibuka sejak 1975 dan memamerkan masa-masa Perang Vietnam. Museum ini terdiri dari 4 lantai, dan lebih banyak memperlihatkan betapa kejamnya Amerika saat perang Vietnam, dengan foto-foto senjata yang digunakan untuk menyerangnya. Ditambah lagi, foto-foto penduduk sipil yang terluka dan tewas meski tak bersalah, membuat bulu kuduk merinding dan seakan saya diajak flashback dan ikut merasakan kepedihan di masa perang Vietnam. Selain itu juga memamerkan bekas kendaraan, alat perang bahkan misil yang pernah digunakan semasa Perang Vietnam. Bagi pecinta photography, sejarah dan pecinta seni wajib kunjungi musium ini. #catet
War Remnants Museum
War Remnants Museum
War Remnants Museum
War Remnants Museum
War Remnants Museum
War Remnants Museum
Meski sendirian explore War Remnants Museum, tetep jangan lupa abadikan momen alias narsis...hehee.. Setelah explore dari ruangan satu ke ruangan lainnya, dari lantai 1 hingga lantai 4, saya kembali ke hostel dan touch down sekitar jam 3.20 pm waktu setempat. Temen-temen sudah menanti di depan lobi untuk check out..hehee..berhubung saya sudah packing di pagi hari jadi tinggal ambil tas dan turun. Eiiitss..jangan lupa photo dengan mb-mb resepsionis hostel yang cantik dan sudah bantu memberi tips explore Ho Chi Minh City sebagai kenang-kenangan. ^.^
Lobi Eco Backpacker Hostel
Depan Eco Backpacker Hostel
Berbekal ransel di punggung, lanjut melangkahkan kaki ke terminal kota. Ternyata di dekat terminal ada taman kota dan sambil menunggu teman yang sedang mampir ke Ben Thanh Market, saya narsis ala-ala sambil menikmati udara sore Ho Chi Minh City. Berhubung seharian hanya merasakan panas kota Ho Chi Minh, udara di taman kota ini bisa bikin kamu mager alias males gerak, ini seriusss !!!
Taman Kota Ho Chi Minh
Setelah semua teman komplit, langsung saya dan teman-teman ke terminal untuk naik bus menuju bandara. Sampai di bandara masih sekitar jam 5.30 pm waktu setempat. Dan menunggu penerbangan Ho Chi Minh City - Hanoi sekitar jam 07.01 pm.

Itulah story Backpacker 4 Negara Asia Ala Rara Edisi Ho Chi Minh City and finally selesai ^.^/ . Selanjutnya adalah Hanoi...Mau tau kelanjutan story backpacker 4 negara asia ala rara ??? so jangan lupa subcribe and like yaah supaya rara semangat nulisnya..hehee.. ^o^

No comments:
Write komentar