Gunung Papandayan 2665 MDPL, Hiking Perdana Ala Rara

Finally trip yang lebih menantang adrenalin kesampaian juga and done with Alhamdulillah. Sebelum saya sharing pengalaman hiking perdana ala2, saya kenalin dulu sekilas tentang gunung Papandayan yah gaiss. 
Gunung Papandayan
Gunung Papandayan terletak di daerah Garut Jawa Barat. Gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan. Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, ketinggian papandayan adalah 2665 Mdpl (Meter diatas permukaan laut). Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan dan akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun. (Dari berbagai sumber)

Tanggal 30 Januari 2015

Meeting point (*tempat berkumpul) adalah terminal kp. rambutan, well ternyata kp. rambutan sudah menjadi langganan mp para pendaki dengan destinasi gunung di daerah garut, bandung dan sekitar jawa barat. Fyi : di terminal kp. rambutan banyak calo loh gaiss, tapi jangan langsung tergoda dengan tawaran ongkos murah yah, kamu harus masuk dulu dalam bus dan mastiin kamu dapat tempat duduk (*terutama yang rombongan). Saran saya, masuk saja ke dalam terminal dan tunggu bus yang masih banyak tempat duduknya. Ongkos Kp. Rambutan - Garut bervariasi dari Rp. 45.000-Rp. 55.000, tergantung kamu pinter nego atau enggaknya. Sedangkan saya dan temen2 bayar ongkos Rp. 50.000,-/orang. Perjalanan kp. rambutan-garut sekitar 3-5 jam mengikuti suasana jalan (*macet vs lancar).

Well, menunggu pasukan terkumpul yaitu 14 orang dari beraneka ragam daerah (*padahal cm area jabek aj..hehe) sambil duduk2 depan terminal and suasananya rame cuy!. Cuzz jam 23.05 dari kp. rambutan, kebetulan keberangkatan kami diiringi gerimis rintik2 hingga garut, dan tiba digarut sekitar jam 03.39 dini hari. Di terminal guntur (*garut), kita akan disambut dengan aneka calo lagi, jangan terlalu terburu-buru bilang iya iya aj yaah...stok sewa mobil disana banyak kog gaiss, kamu gak akan kehabisan..hehe (*satu uda disewa orang, masih ada ribuan).

Untuk mencapai kaki gunung papandayan, ada 2 kali transit kendaraan yaitu dari terminal guntur-cisurupan dan sambung lagi cisurupan-camp. david (*kaki gunung papandayan). Jika kamu gak mau ribet bawa saja mobil pribadi dan parkir di camp david hanya saja kesan backpackernya berbeda looh dengan seru2 an bareng temen naik mobil losbak/mobil pasir serasa seperti naik ontang-anting..hohoho.

Ongkos dari guntur-cisurupan dan cisurupan-camp. david Rp. 40.000,-/orang. Saat di terminal guntur kita mendapat tambahan pasukan 2 orang, berangkat dari terminal guntur jam 05.00 dan tiba di camp. david sekitar jam 07.49. And wala..kita sampai di camp. david a.k.a kaki gunung papandayan. Yay !!!
At Camp. David
Narsis dulu gaiss...hehee
Tanggal 31 Januari 2015

Tiba di camp. david, saya dan teman2 sarapan dan istirahat sebentar untuk mengumpulkan energi persiapan jelajah papandayan. Jangan lupa narsis2 dulu yah..hihihi. Oyah, papandayan ini sudah seperti gunung wisata dan berbeda dengan gunung2 di garut lainnya, bahkan banyak pengunjung membawa serta anaknya untuk bersama menjelajah papandayan, selain itu di papandayan tersedia fasilitas toilet juga tapi yah antrinya panjaang cuy! hahaaa... ^o^

Trek pertama yang akan dilewati dominan dengan bebatuan jadi sangat penting untuk pakai sepatu gunung atau sandal anti slip karena medan (*lapangan) bisa sangat licin apalagi setelah diguyur hujan. #noted . Sekitar 30-45 menit (*tergantung kecepatan jalan kamu dan sesi foto2 nya) kamu akan mulai melihat pemadangan asap berasal dari kawah belerang papandayan.
Trek Papandayan (start)
Trek Papandayan (Kawah Papandayan)
Selain terkenal dengan gunung wisata di garut, di papandayan kamu bisa "ngojek" (*khusus dengan porter rider) hingga pondok salada dan dikenakan tarif bervariasi mulai dari Rp. 100rb-300rb so kamu jangan heran jika sembari kamu jalan akan banyak motor mondar mandir ekstrem di jalur pendakian. 
Narsis dulu gaiss :D
Foto taken by : Ipung
Berikutnya kami memotong jalan (*katanya sie jalur cepat) supaya dari kawah langsung tembus ke hutan mati and eeeng iingg eengg trek nya naiik..naiiik...naiiik.. dan saya pun mulai ngos ngosan. Istirahat dulu sejenak... *_* #sambilaturnapas
Trek Papandayan (Jalur cepat)
Trek Papandayan (Jalur cepat)
Ternyata memang benar, setelah berjuang sekuat tenaga hingga saling bahu membahu saya dan teman2 tiba di Hutan Mati. Mungkin disebut hutan mati karena pohon pohon disini mati, tidak berdaun seperti layaknya pohon dan semua ranting batang berwarna hitam meranggas. Istirahat lagi laah yaah sambil narsis2 dulu..hohoho.
"Hutan Mati" Papandayan
Narsis sejenak ^o^
Destinasi berikutnya ke pondok salada untuk bangun tenda dan mulai masak2. Tiba di Hutan Mati sekitar jam 11.30 siang. Bersyukur meski ngetrip saat musim penghujan, langit cerah seakan menyemangati saya selama perjalanan. Alhamdulillah... ^.^ . Dari Hutan Mati, perjalanan ke Pondok Salada sekitar 30-45 menit balik lagi tergantung kecepatan jalan kamu dan sesi foto2 nya. Tanda-tanda kamu sudah mendekati Pondok Salada adalah adanya sekumpulan Bunga Edelweiss. Sudah banyak tenda berdiri cantik di pondok salada saat kami tiba, akhirnya kami dirikan tenda didataran lebih tinggi.
Trek Papandayan (Pondok Salada)
"Pondok Salada" Papandayan
Sembari istirahat dan bersyukur karena akhirnya sampai juga di pondok salada, saya dan teman2 mulai mendirikan tenda, bagi tugas untuk ambil air, masak, makan bersama, dan dilanjut main kartu poker hingga maghrib tiba. Banyak ilmu baru yang saya dapat, mulai dari gimana mendirikan tenda, apa saja yang diperluin agar tenda gak rembes, cara buat dapur darurat ala2, jadi flashback pelajaran pramuka saat sekolah dulu..cuma sayang memory pramuka saya sudah memudar >.<
Masak ala2
Narsis meski gak ikutan masak..hahaaa
Setelah maghrib, cuaca mulai berganti mendung dan mencurahkan hujan yang lumayan debitnya hingga banyak tenda kebanjiran termasuk tenda saya T_T . Sebenarnya sudah bisa ditebak pasti akan rembes karena tenda didiri'in di permukaan tanah yang miring dan atas tenda gak dilengkapi fly sheet. Hal ini penting banget untuk nextnya agar tenda dilengkapi dengan fly sheet dan didiriin di medan yang rata. Alhasil saya gak bisa tidur, selain dingin, angin dan rintik hutan diatas tenda saya kadang serasa horor jadi saya putuskan agar tetap terjaga dan akhirnya saya keluar membuat pop mie dan kopi (*padahal gak suka kopi) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Mungkin karena saya belum terbiasa dengan suasana hutan yang gelap dan beratapkan pohon seperti itu, tapi kadang saya heran juga banyak temen2 saya pada pules tidurnya hingga ngorok mereka saling bersautan, jika dirangkai mungkin nada ngorok mereka bisa dibikin lagu...Hahaaa.

Tanggal 01 Februari 2015

Hujan rintik masih setia hingga pagi, sekitar jam 08.30, saya, gesit, iyal, nana, mamat, dan ipung ke tegal alun. Saya excited ke Tegal Alun (*Padang Edelweiss) dan saya pikir kapan lagi mumpung sudah tiba di Papandayan. Dan Tegal Alun ternyata uwowww....uwoww treknya maksudnya...hahaa..
30 menit berlalu..dan naik naik terus...1 jam berlalu...masih naik naik juga dan masih naik naik lagi.
Trek Papandayan (Ke Tegal Alun)
Selain treknya naik naik terus, tanjakan kaki juga licin karena diguyur hujan dari semalam. Dan setiap kami bertanya ke pendaki yang baru saja turun dari Tegal Alun "Ke Tegal Alun berapa menit lagi Pak/Mas/Bu?" mereka jawabnya "15 Menit lagi". Dan mereka semua dusta ! 15 menit lagi tanjakan baru iya dan ternyata memang itu cara pendaki memberi semangat kepada pendaki lainnya meski sebenarnya bukan maksud berdusta...Terima Kasih ^.^ (*tetep polos meski dibo'ongin)

Sekitar 1 Jam 50 Menit tibalah kami di Tegal Alun yang dimaksud. Oooh...Indahnya ciptaan Sang Pencipta, dan perjalanan naik naik, terbayar dengan padang Edelweiss yang buat hati adem.
"Tegal Alun" Papandayan, Foto by: Kamera Ipung
Balik ke pondok salada, dan teman2 sudah berkemas. Sembari menunggu hujan lanjut main poker lagi...heheee. Jam 14.30 kami putuskan untuk turun meski masih diiringi rintik2 hujan. Jalur turun gunung papandayan berbeda dengan rute kami saat berangkat. Saat turun yang kami gunakan adalah jalur kendaraan (*yang saya sebut2 suka mondar-mandir ekstrem sebelumnya), dan memang jalur ini treknya hanya lurus saja, turunan terus. Dan kamu tahu, kami naik butuh waktu sekitar 3-4 jam dan turun hingga camp. david kami hanya butuh waktu 45 menit cuy!!! fantastis kaaan...hahaaa. Mungkin karena efek gerimis jadi kami gak ada istirahat dan sesi foto2. So bisa disimpulkan bahwa sesi foto2 lah yang lumayan memakan waktu...-___-' #true

Makan2 dulu di camp. david, sewa mobil Rp. 20rb/orang hingga cisurupan dan lanjut sewa angkot Rp. 15rb/orang hingga terminal guntur sekitar jam 19.30. Catatan: untuk sewa mobil/angkot andalkan teman kamu yang pinter nego...#okesip.

Bus dari terminal guntur-kp. rambutan tarifnya sama yaitu Rp. 50rb/org dan baru berangkat Jam 21.45 an (*nunggu bus penuh dulu). Tiba di kp. rambutan Jam 00.30 an, dan angkot gak ada jam segitu gais, so saya sarankan bagi kamu yang punya kendaraan roda dua parkir saja di sekitar kp. rambutan atau bagi kamu yang gak punya bisa share cost 1 taksi untuk bersama jatuhnya lebih ngirit..#prinsipbackpack....hehee

Detail Pengeluaran MT. Papandayan :
Ongkos PP Kp. Rambutan - Garut                     : Rp. 100.000,-
Ongkos PP Guntur-Camp. David                       : Rp.   75.000,-
Makan di Camp. David (pagi-berangkat)           : Rp.   11.000,-
Makan di Camp. David (Sore-pulang)               : Rp.    14.000,-
Logistik (nugget chicken, tisu)                           : Rp.    39.000,-
Total Pengeluaran                                                : Rp. 239.000,-

Terima kasih untuk temen2 MT. Papandayan, jujur bikin nagih and pengen hiking lagi di gunung2 yang lain. Love you all gaiss *peyuksatu2

Thanks for reading my blog yaah ^o^
Gunung Papandayan yang terletak di daerah Garut Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi ditelinga temen – temen sesama penikmat dan pecinta alam. Pasalnya gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan.
Jalur Pendakian Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, karena itu kami ingin mengajak teman – teman untuk mencoba dan merasakan suasana kawah dan tempat – tempat menarik yang di miliki oleh gunung ini. Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan. Tidak cukup disitu, sekali lagi pendaki akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun.
- See more at: http://jelajahgunung.com/pendakian-gunung-papandayan-garut/#sthash.gdDbpwYQ.dpuf
Gunung Papandayan yang terletak di daerah Garut Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi ditelinga temen – temen sesama penikmat dan pecinta alam. Pasalnya gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan.
Jalur Pendakian Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, karena itu kami ingin mengajak teman – teman untuk mencoba dan merasakan suasana kawah dan tempat – tempat menarik yang di miliki oleh gunung ini. Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan. Tidak cukup disitu, sekali lagi pendaki akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun.
- See more at: http://jelajahgunung.com/pendakian-gunung-papandayan-garut/#sthash.gdDbpwYQ.dpuf
Gunung Papandayan yang terletak di daerah Garut Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi ditelinga temen – temen sesama penikmat dan pecinta alam. Pasalnya gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan.
Jalur Pendakian Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, karena itu kami ingin mengajak teman – teman untuk mencoba dan merasakan suasana kawah dan tempat – tempat menarik yang di miliki oleh gunung ini. Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan. Tidak cukup disitu, sekali lagi pendaki akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun.
- See more at: http://jelajahgunung.com/pendakian-gunung-papandayan-garut/#sthash.gdDbpwYQ.dpuf
Gunung Papandayan yang terletak di daerah Garut Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi ditelinga temen – temen sesama penikmat dan pecinta alam. Pasalnya gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan.
Jalur Pendakian Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, karena itu kami ingin mengajak teman – teman untuk mencoba dan merasakan suasana kawah dan tempat – tempat menarik yang di miliki oleh gunung ini. Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan. Tidak cukup disitu, sekali lagi pendaki akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun.
- See more at: http://jelajahgunung.com/pendakian-gunung-papandayan-garut/#sthash.gdDbpwYQ.dpuf
Gunung Papandayan yang terletak di daerah Garut Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi ditelinga temen – temen sesama penikmat dan pecinta alam. Pasalnya gunung ini adalah salah satu target travelling di daerah sekitaran jawa barat dan tentunya menyuguhkan keindahan serta pesona sebuah Gunung dibumi Parahyangan.
Jalur Pendakian Gunung Papandayan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula, karena itu kami ingin mengajak teman – teman untuk mencoba dan merasakan suasana kawah dan tempat – tempat menarik yang di miliki oleh gunung ini. Selain mengharuskan pendaki untuk melintasi pemandangan kawah yang indah, pendaki juga akan disuguhkan dengan keheningan hutan – hutan mati yang terbentuk karena aktivitas lava papandayan. Tidak cukup disitu, sekali lagi pendaki akan di manjakan dengan hamparan padang bunga abadi Edelweis di Tegal Alun.
- See more at: http://jelajahgunung.com/pendakian-gunung-papandayan-garut/#sthash.gdDbpwYQ.dpuf

2 comments:
Write komentar
  1. kopi pahitnya gada ceritanya nih...

    hahahahaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa...inie abang koit nya nongol.
      pesen 'koit' 1 bang buat dibawa sampe puncak ^o^

      Delete